![]() |
| Ilustrasi (Gambar diolah AI) |
Hannad bercerita kepada kami, ia berkata: Waki' bercerita kepada kami, dari Sufyan, dari Ayyub, dari Abu Qilabah, dari Zahdam al-Jarmi, ia berkata: "Kami pernah berada di rumah Abu Musa al-Asy'ari. Kemudian dihidangkan kepada kami daging ayam. Dan salah seorang di antara yang hadir mundur ke belakang (menjauh). Kemudian Abu Musa bertanya: 'Ada apa denganmu?' Ia menjawab: 'Aku pernah melihat ayam itu makan sesuatu (yang menjijikkan) sehingga aku bersumpah tidak akan memakannya.' Maka Abu Musa berkata: 'Mendekatlah. Sesungguhnya aku pernah melihat Rasulullah makan daging ayam.'" (HR. Bukhari no. 5517 dan HR. Muslim no. 1649)
Perkataan seseorang: "Aku pernah melihat ayam itu makan sesuatu (yang menjijikkan)." Disebutkan dalam sebagian cetakan: "Aku pernah melihat ayam itu makan makanan busuk." Ia tidak menyebutkan jenis makanannya, sehingga orang-orang yang hadir tidak merasa jijik dengan makanan (yang dihidangkan). Jika seseorang tidak senang (jijik) terhadap suatu makanan, ia cukup mengatakan: "Aku tidak mau." Sebagaimana yang disabdakan oleh Rasulullah (ketika beliau dihidang dhabb (sejenis kadal di daerah gurun). Atau ucapan yang semakna dengannya. Ia tidak boleh mencela makanan di hadapan orang yang sedang memakannya. Karena sebagian orang, jika ada orang yang mencela suatu makanan di hadapannya, ia pun tidak mau memakannya.
---
📚
Dari buku "Karakteristik dan Kepribadian Nabi ﷺ (Syarah Syamailin Nabi ﷺ)" Karya Imam At-Tirmidzi (Syarah oleh Syaikh Abdurrazzaq bin Abdul Muhsin Al-Badr), hlm. 251-252

0 Response to "Tidak Boleh Mencela Makanan = Tidak Boleh Mencela Makanan Di Hadapan Orang Yang Sedang Memakannya"
Posting Komentar