π
Aku melihat hidup orang lain begitu nikmat, ternyata ia hanya menutupi kekurangannya tanpa berkeluh kesah.
Aku melihat hidup orang lain begitu nikmat, ternyata ia hanya menutupi kekurangannya tanpa berkeluh kesah.
πΊ
Aku melihat hidup teman-temanku tak ada duka dan kepedihan, ternyata ia hanya pandai menutupi dengan mensyukuri.
Aku melihat hidup teman-temanku tak ada duka dan kepedihan, ternyata ia hanya pandai menutupi dengan mensyukuri.
πΉ
Aku melihat hidup saudaraku tenang tanpa ujian, ternyata ia begitu menikmati badai ujian dalam kehidupannya.
Aku melihat hidup saudaraku tenang tanpa ujian, ternyata ia begitu menikmati badai ujian dalam kehidupannya.
π
Aku melihat hidup sahabatku begitu sempurna, ternyata ia hanya berbahagia "menjadi apa adanya".
Aku melihat hidup sahabatku begitu sempurna, ternyata ia hanya berbahagia "menjadi apa adanya".
π
Aku melihat hidup tetanggaku beruntung, ternyata ia selalu tunduk pada Allah untuk bergantung.
Aku melihat hidup tetanggaku beruntung, ternyata ia selalu tunduk pada Allah untuk bergantung.
✊
Maka aku merasa tidak perlu iri hati dengan rezeki orang lain.
Maka aku merasa tidak perlu iri hati dengan rezeki orang lain.
π―
Mungkin aku tak tahu dimana rezekiku, tapi rezekiku tahu dimana diriku.
Mungkin aku tak tahu dimana rezekiku, tapi rezekiku tahu dimana diriku.
π
Dari lautan biru, bumi dan gunung, Tuhan telah memerintahkannya menuju kepadaku..
Dari lautan biru, bumi dan gunung, Tuhan telah memerintahkannya menuju kepadaku..
π
Sumber :
WAG ODOJ (Diskum 1821)
WAG ODOJ (Diskum 1821)
0 Response to "Implementasi Peribahasa Jawa "Sawang Sinawang""
Posting Komentar